Monday, July 18, 2016

Pokemon Sesat


Pokemon Go yang ramai saat ini disinyalir sesat oleh sebagian golongan, betulkah demikian? Terlepas dari sesat atau tidak sesat kenyataannya pokemon go telah menjadi game model baru yang meledak dimana-mana, banyak para gamer yang menggandrunginya sampai rela meninggalkan pekerjaan pula. Hahaha

Dalam pokemon go yang menggunakan karakter asli dari film pokemon tentu ada beberapa kode, icon atau lambang baik terang-terangan atau tersembunyi yang sangat identik dengan kelompok-kelompok yang diduga kuat menjadi konspirator keruwetan bumi, seperti illuminati, freemansonry bahkan dajjal.

Jadi apakah pokemen go adalah game yang sesat? Berikut analisa Kakak..

Pertama, entah sengaja atau tidak lambang-lambang yang ada di pokemon memang kontroversial. Seharusnya produsen sadar diri sehingga tidak menggunakan lambang-lambang itu. Bila akhirnya tetap dipakai meski sudah diberikan masukan, artinya adalah....

Kedua, apapun yang namanya game bisa halal atau sesat tergantung bagaimana pelaku menempatkannya. Haram bila akhirnya membawa keburukan, halal bila akhirnya membawa kebaikan dunia akhirat. Sekarang silahkan kaji diri kita sendiri dalam bermain game, kira-kira bagaimana efek akhirnya nanti bagi kehidupan kita di dunia dan akhirat, termasuk pula dengan pokemon go ini...

Ketiga, pahamkan bahwa paham sesat atau tidak apapun itu tak akan muncul dengan terang-terangan. Mereka akan selalu bersembunyi dibalik budaya umum awalnya. Baru setelah sekian waktu akan terlihat. Bila kita bilang pokemon go sesat, tentu akan banyak orang yang protes, begitu juga bila kita bilang pokemon baik, pasti  juga akan muncul protes. Hari ini mengkritisi efek game pokemon go masih sangat dini. Jadi yang terpenting adalah kewaspadaan. Bagi yang merasa pokemon go sesat, ya jangan dipakai. Bagi yang merasa pokemon go aman, silahkan dipakai namun tetap dengan hati-hati..


Kira-kira begitu analisa Kakak. Terlalu banyak fenomena kabur yang terjadi didunia saat ini. Sungguh teramat susah mendefinisikan mana halal mana haram, bila kita tak memahaminya secara menyeluruh. Janganlah kita memberi hukum pada suatu hal tanpa bersandar pada ilmu dan taqwa, sebab hal itu hanya akan menimbulkan kesesatan lebih jauh.  Wallahualam..